Jalur pendakian Gunung Merapi Via Selo

Jalur pendakian Gunung Merapi yang paling ramai adalah melalui dusun Selo, tepatnya di dusun Plalangan, lencoh. Selain karena untuk sekarang jalur ini adalah jalur yang resmi dibuka oleh pihak taman nasional, jalur ini relatif singkat untuk mencapai puncaknya. Hanya dibutuhkan waktu 4 jam perjalanan saja untuk bisa mencapai puncak (2913 Mdpl). Namun karena tingkat bahayanya pendaki tidak diperkenankan untuk sampai ke puncaknya. 

Akses ke lokasi adalah yogyakarta atau Solo, jika dari Solo naik bus jurusan Semarang turun di kota Boyolali. Apabila dari kota Yogyakarta harus naik bus jurusan Solo turun di Kartasura, kemudian ganti bus jurusan Solo Semarang turun di kota Boyolali. Untuk menuju ke Selo dari kota Boyolali menggunakan bus kecil jurusan Selo. Bus yang langsung ke Selo agak jarang biasanya hanya sampai Pasar Cepogo, dan dari pasar Cepogo ganti lagi bus kecil yang menuju Selo. Dari kota Boyolali bus kecil yang menuju Selo ini tidak parkir di terminal Boyolali. Pendaki harus sedikit berjalan kaki ke Pasar Sapi di mana bus kecil jurusan Cepogo/Selo berhenti mencari penumpang.
Untuk sampai basecamp, pendaki harus berjalan kaki sekitar 45 menit. Terus saja berjalan lurus dan Basecamp ini sangat mudah dikenali di kiri jalan. Di sini pendaki bisa memesan makanan dan juga bila menginginkan souvenir bisa membeli di toko di depan basecamp. Selain itu juga melayani persewaan peralatan seperti tenda, matras dan sleeping bag. Namun jangan terlalu diharapkan karena keterbatasan sehingga sering habis persediaanya, apalagi di hari-hari yang ramai.

Basecamp – Gerbang Taman Nasional Gunung Merapi
Mengawali pendakian pendaki akan melewati ladang penduduk dengan trek jalan aspal hingga New Selo. Awal perjalanan masih didominasi ladang penduduk, tanaman yang mendominasi di sini adalah tembakau dan beberapa sayuran. Jika musim kemarau trek ini sedikit berdebu. Dibutuhkan waktu sekitar 45 menit sampai 1 jam untuk sampai di Gerbang Taman Nasional Gunung Merapi.

Terdapat shelter di sebelah gerbang yang bisa digunakan pendaki untuk beristirahat. Banyak pohon cemara dan pinus di sekitarnya yang membuat udara menjadi sangat sejuk.
Gerbang Taman Nasional – Pos 1
Jalur masih didominasi dengan pepohonan pinus, lamtoro dan akasia gunung. Untuk mencapai pos 1 diburuhkan waktu sekitar 45 menit dengan trek yang lumayan menanjak. Berjalan beberapa menit pendaki akan menemui percabangan. Ke kiri melewati jalur kartini yang sedikit landai, atau juga bisa lurus. 

Pos 1 – Pos 2
Selepas pos 1 Jalur akan didominasi dengan batuan, pendaki harus sedikit hati-hati karena dapat tergelincir. Terdapat jalur alternatif lain selain melalui jalur utama dari pos 1 ini. Jika ambil kanan kita akan melalui jalur evakuasi yang langsung menuju ke Watu Gajah tanpa melewati pos 2. Menurut saya, jalur ini lebih enak untuk turun, kalau naiknya tetap menggunakan jalur utama melewati pos 2.

Seteleh melewati tanjakan yang cukup terjal, pendaki akan menemui semacam tugu dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Dilanjutkan dengan jalur yang landai dan sampailah di pos 2. Banyak pendaki yang memilih untuk mendirikan tenda di tempat ini. Untuk mendieikan tenda pendaki harus menuruni lereng-lereng di sebelah kiri. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai pos dua sekitar 1 jam

Pos 2 – Watu Gajah
Menuju watu gajah trek yang dilalui cukup terjal dengan batuan yang mudah lepas. Sama sekali tidak ada bonus di trek ini. Sekitar 15 menit saja dan kita akan sampai di watu gajah. Tempat ini biasanya digunakan untuk mendirikan tenda. Namun angin di sini relatif kencang jadi lebih baik kalau mau mendirikan tenda sekalian saja di pasar bubrah. 

Watu Gajah – Pasar Bubrah
Untuk bisa sampai pasar bubrah hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit saja, treknya lumayan terjal dengan batu dan tempat yang terbuka. Kawasan pasar bubrah ditandai dengan monumen dan papan peringatan batas pendakian. Meskipun tempatnya luas namun kita harus jeli memilih tempat untuk mendirikan tenda, pilih yang benar-benar tidak ada batu yang menonjol agar nyaman untuk istirahat. 

Karena tidak diperbolehkan untuk sampai puncak maka pasar bubrah ini menjadi batas akhir pendakian. dari sini puncak merapi terlihat sangat gagah yang hanya sekitar 600 meter lagi. Ada beberapa spot yang bisa menggantikan puncak merapi. Seperti bukit disebelah utara (pusunglondon) cukup indah dan bisa melihat sunrise dari puncaknya. Utamakan keselamatan, penaklukan sesungguhnya adalah ketika kita mampu mengalahkan rasa penasaran dan nafsu untuk menggapai puncak itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − fourteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.