10 Jenis awan yang ada di sekitar kita

Bagaimana cuaca hari ini ? jika ngomongin cuaca otomatis kita akan ngomongin awan, cerah jika langit tanpa awan atau hanya ada awan tipis. Dan sebenernya ada banyak sekali nama awan-awan ini diantara sekian banyak itu ada 10 yang sangat mudah kita kenali di sekitar kita. 
Cirrocumulus
Bentuk awan ini seperti gumpalan-gumpalan berwarna putih yang ukurannya kurang dari 1°. Para pelaut suka menyebut awan ini dengan langit makarel (gerombolan ikan laut). Terbentuk dari kristal-kristal es dan terdapat tetes-tetes air yang sangat dingin yang sifatnya mudah membeku. Awan ini tidak berpotensi menimbulkan hujan. 
sumber gambar: pixabay.com

Altocumulus 
Sedikit mirip dengan Cirrocomulus akan tetapi bulatan-bulatan massaya lebih besar hingga 5 derajat. Awan ini bisa menimbulkan bayangan jika terkena sinar matahari. Awan ini juga terjadi dari tetesan air yang sangat dingin. Cirrocomulus yang menebal dan kemudian semakin rendah juga bisa berubah menjadi awan Altocomulus. 
sumber gambar:accuweather.com

Cumulonimbus
Ini awan yang sangat menakjubkan , meski dibalik itu awan ini sering dianggap sebagai sumber bencana. Bentuknya yang menjulang seperti menara ini berpotensi menghasilkan listrik. Tornado, puting beliung, downburst dan hail bisa terbentuk hanya dari awan ini saja. Awan ini terbentuk dari tetes-tetes air pada bagian bawahnya dan tetes-tetes salju (kristal) di bagian atasnya. 
Comulus
Bentuk awan juga seperti menara tapi tidak setebal awan Cumulunimbus. Awan ini terjadi karena keadaan udara yang labil, jika keadaan terus saja labil maka akan berkembang menjadi awan cumulonimbus. Terdiri dari butiran es atau kristal (salju) yang biasanya tertutup pada bagian awal yang suhunya di bawah 0 derajat C
sumber gambar: pixabay.com

Cirrus
Bebentuk halus tipis dan berserabut dengan wana putih terkadang juga mirip seperti bulu ayam. Awan ini terbentuk dari kristal es. Fenomena halo (lingkaran cincin pada matahari/bulan) bisa terjadi karena awan cirrus ini menghalangi sinar matahari atau bulan.
sumber gambar: pixabay.com

Cirrostratus
Karena bentuknya awan ini sulit sekali dideteksi atau disadari, terkadang awan ini juga menimbulkan hujan. halo juga bisa tercipta dari awan ini. 
sumber gambar: malenyweather.com

Altostratus
Ini adalah awan menengah, berupa lembaran berwarna keabu-abuan dan berserabut. Awan ini bisa terjadi karena menipisnya awan nimbostratus. 
sumber gambar:wikipedia.com
Stratocumulus
Awan yang berbentuk perca ini mempunyai warna yang sedikit keabu-abuan yang terdiri dari tetesan air. 
sumber gambar: freebigpicture.com
Nimbostratus
Awan tebal ini mengandung endapan hujan atau salju. Meskipun tergolong dalam awan menengah namun awan ini bisa juga turun sejajar dengan awan rendah. Awan ini berpotensi menimbulkan hujan. 
sumber gambar: wikipedia.org
Stratus
Terbentuk dari tetes-tetes air yang sangat kecil dan ada yang besar hingga membentuk tetes-tetes prisma es dan atau butir salju. Bentuknya mirip kabut dengan warna keabu-abuan. 
sumber gambar: cloud-maven.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.