5 Hal yang harus diperhatikan ketika berwisata Alam

Bosan dan jenuh dengan obyek wisata buatan telah melahirkan sebuah tren baru yaitu ekowisata. Awalnya ekowisata didasari karena sebuah keprihatinan dunia terhadap kerusakan lingkungan yang diantaranya diakibatkan oleh pembangunan sarana pendukung pariwisata seperti pembangunan hotel atau vila di kawasan hijau.

Selain tren di atas ada satu lagi tren baru dalam dunia wisata, yaitu munculnya tempat-tempat wisata baru. Hampir seluruh pesisir selatan DI Yogyakarta kini jadi tempat wisata dan di sisi barat barisan bukit Menoreh juga tak mau kalah. Kaum blogger dan socmed punya andil besar dalam mengekspos tempat-tempat wisata baru tersebut, meski kadang terkesan lebay dan berlebihan.
Di web Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ekowisata ini punya tujuan diantaranya; satu –konservasi Lingkungan. Dua- Pendidikan Lingkungan. Tiga- kesejahteraan penduduk lokal. Empat- penghargaan pada budaya lokal.
Karena itu ini beberapa 5 hal yang harus diinget :
Satu -Ini yang sering diabaikan oleh para penikmat wisata alam, tidak ada tempat sampah bukan berarti kita bisa buang sampah sembarangan. Ingat tujuan pertamanya, jadi bawa kembali sampah keluar lokasi atau di tempat sampah terdekat. Kalau bawa masuknya bisa tentu bawa keluarnya sangat bisa.
Dua -Tidak ada peringatan bukan berati kita bisa seenaknya sendiri mengabaikan keselamatan. Apa iya harus seperti anak kecil yang harus selalu dikasih peringatan, mikir lah, sudah tahu bahaya ya ndak usah kebanyakan gaya. SAR ataupun pengelola tempat wisata itu bukan baby sitter yang terus jagain setiap orang yang masuk ke kawasan wisata.
Tiga – Ngga usah metik-metik tanaman, ingat… kon..ser…va…si… !!!  bukan ngrusak !!
Empat – Tidak perlu mindah-mindahin apa yang ada di lokasi entah itu batu, kayu atau apapun. Ndak mau kan kita disangka pembohong hanya karena foto yang kita posting di social media beda sama keadaan sebenernya ?
Lima – Ndak usah corat-coret… udah bukan anak TK lagi yang kalo liat apa aja pingin digambarin. Lagian kaya’ gambarnya bagus aja. Nama pacar juga ndak’ usah di tulis, kalau putus nanti repot harus balik lagi buat hapus itu tulisan,…  repot sendiri kan,,..
Sementara itu aja.. utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Hormati budaya setempat, sopan dan rendah hati. Dan ndak usah pelit hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.