Because it’s There, George Herbert Leigh Mallory

Because it’s There, George Herbert Leigh Mallory
Semakin tinggi tempat maka semakin luas kabar yang akan tersebar. Everest, Gunung tertinggi di dunia ini tidak pernah habis dari kisah-kisahnya yang menyebar ke penjuru dunia. Banyak tohoh-tokoh yang dikenal di Dunia dan khususnya para pecinta Kegiatan alam bebas terutama Mountaineering. Seperti kisah dari Mallory.
georgemallory.jpgDilahirkan pada tanggal 18 Juni 1886 dengan nama George Herbert Mallory, adalah seorang berkebangsaan Inggris. Kisahnya mendunia ketika dia menghilang ketika mendaki puncak tertinggi di pegunungan himalaya bersama rekannya,  Andrew Irvine. Hampir selama 75 tahun nasibnya tidak diketahui hingga akhirnya sebuah ekspedisi dengan tujuan mencari sisa-sisa pendaki menemukan tubuhnya.
Awal mengenal olah raga alam bebas adalah ketika dia dikenalkan dengan Panjat Tebing oleh gurunya, RLG Irving. Gurunya ini sangat sering mengadakan pendakian ke pegunungan Alpen.
Bulan Oktober 1905 Mallory masuk ke Magdalene College, Cambridge hingga akhirnya mendapatkan gelarnya. Dia tinggal sejenak di Cambridge dan menulis beberapa esay. Dan pada 1905 dia mulai mengajar di Charterhouse. Ditempat ini pula dia bertemu dengan instrinya Ruth Turner yang dinikahi pada tahun 1914. Yang dari pernikahan mereka dikaruniai 2 putri dan seorang putra.

Mallory sempat bergabung dengan tentara kerajaan Inggris yang kemudian mengundurkan diri pada 1921 dan bergabung pada ekspedisi pertamanya. Di sela ekspedisi Mallory mengisi waktu dengan menulis dan mengajar.
Kisah mallory menjadi menarik karena latar belakang pribadinya, Mallory penuh dilema antara memilih petualangan ataukah kehidupan sehari-hari sebagai seorang Guru dan Kepala Rumah tangga.
Everest Pertama
Sang istri tentu saja sangat wajar jika sering mengeluhkan tentang pertemuan mereka yang jarang. Ini awalnya membuat keraguan dalam hati Mallory. Namun pada akhirnya dia memutuskan untuk tetap mengikuti ekspedisi everest untuk yang pertama pada 1921. Dan karena beberapa progress pada ekspedisi itu, Mallory kembali untuk yang kedua pada 1922 tim akhirnya mempunyai keyakinan bahwa dapat berhasil mencapai puncak.
 
Hilang di Evesest
Juni 1924 Mallory bergabung dengan sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Jenderal Bruce. Melihat umurnya yang sudah mencapai 37 tahun Mallory berpikir bahwa itu mungkin adalah kesempatan terakhir untuk mendaki ke Everest.
Pada 4 Juni 1924, Mallory dan Andrew Irvine berangkat dari Advance Base Camp (ABC). Dan pada 6 Juni mereka sudah sampai di Camp 6. Kemudian pada 8 Juni, Tim pendukung menyusulyang dipimpin Noel Odell. Odell ini adalah orang terakhir yang menyaksikan keberadaan Mallory dan Irvine.  Dia menulis dalam buku hariannya  “aku melihat Mallory & Irvine di punggungan, mendekati piramid terakhir” itu adalah pemanjatan terkahir yang sangat sulit setelah melalui Second Step. Dan di situlah mereka berdua terakhir kali terlihat, Georger Mallory dan Andrew Irvine pun dinyatakan hilang.
Beberapa ekspedisi digelar dalam rangka mencari sisa-sisa dari kedua pendaki Everest ini. mungkin juga hal yang paling mendasari adalah ingin memastikan apakah Mallory berhasil mencapai puncak atau tidak.
Baru setelah 75 tahun kemudian pada tahun 1995, Conrad Anker, anggota tim ekspedisi yang bertujuan untuk mengavakuasi sisa-sisa pendaki everest menemukan tubuh George J. Mallory masih utuh dengan pakaiannya yang masih tertempel identitas George J Mallory.
Spekulasi tentang apakah Mallory mencapai puncak kian santer setelah itu. Selain karena pernah ada kabar dari tim ekspedisi Cina yang melihat tubuh Mallory pada tahun 1986. Putri Mallory mengatakan bahwa ayahnya membawa sebuah Foto istrinya dengan maksud untuk ditingalkan di puncak Everest. Dari tubuhnya yang ditemukan oleh Conrad Anker, foto ini sudah tidak berada di tempatnya. Padahal barang-barang lain masih tetap berada di tempatnya dengan baik. Dan muncullah spekulasi dari Conrad Anker bahwa Mallory sempat mencapai puncak. Terlepas dari apakah Mallory sampai puncak ataukah tidak, Mallory tetaplah Mallory. Seorang pendaki hebat yang pernah dikenal di dunia Mountaineering.

Because it’s There

Kutipan yang paling terkenal dari George Mallory yang dikutip banyak pendaki ketika kesulitan menjawab pertanyaan “apa yang dicari di Gunung”

Sumber :
– www.wikipedia.org
– Buku Lost on Everest: The Search for Mallory & Irvine, Penerbit : BBC, London, 224 halaman, 1999.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.